Selasa, 25 Juni 2013

Ubi Jalar Penguat Imun


       Ubi jalar tentunya tidak asing lagi bagi anda. Tanah Indonesia subur dan sangat kaya akan berbagai jenis ubi. Selain mudah mendapatkannya, ubi jalar juga bisa langsung diolah menjadi beragam makanan ringan yang enak dan lezat. Sayangnya makanan dari ubi bukanlah jenisa makanan favorit dan biasnya hanya dikenal sebagai makanan rakyat dipedesaan.

       Tahukah anda, ubi jalar sangat kaya akan antioksidan. Makin pekat warnanya makin banyak kandungan antioksidannya. Ubi jalar mempunyai beragam warna, ada yang berwarna ungu, merah, kuning pucat atau putih. Warna tergantung pada jenisnya, jenis tanah, iklim serta mineral.

       Dengan warna yang sudah menarik dan fungsinya bagi kesehatan, tidak ada salahnya menjadikan ubi jalar sebagai pengganti snack anda. Jika alasannya belum cukup kuat, berikut beberapa manfaatnya.

       Ubi jalar sangat kaya akan beta karoten, antioksidan utama serta berbagai nutrisi lain seperti vitamin C, vitamin B kompleks, besi dan juga fosfor. Hal ini membuat ubi jalar sebagai penguat imun yang hebat. Walaupun tidak termasuk dalam keluarga kentang-kentangan biasa ubi jalar juga mengandung anti peradangan. Didukung dengan adanya beta karoten, vitamin C dan magnesium, maka ubi jalar sangat efektif dalam menyembuhkan peradangan baik internal maupun eksternal.

       Ubi jalar juga efektif dalam mengatasi hidung mampet, bronchitis dan paru-paru. Dengan begitu akan meredakan asma. Hal ini disebabkan oleh aroma khas yang dimiliki ubi jalar. Kandungan vitamin C, besi serta nutrisi lainnya membantu menyembuhkan bronchitis. Ubi jalar juga dipercaya bisa menghangatkan tubuh (mungkin karena rasa manis serta nutrisi lainnya).
       Beta karoten, magnesium, seng dan vitamin B kompleks membuat ubi jalar sebagai pilihan yang tepat untuk mengatasi arthritis. Air rebusan ubi jalar bisa dioleskan pada persendian untuk meredakan sakit akibat arthritis. Selain rasanya yang enak, kandungan serat dalam ubi jalar juga lebih tinggi dibandingkan dengan jenis kentang pada umumnya. Kalau kedua faktor ini disatukan dengan mineral-mineral lainnya seperti magnesium yang dikandung ubi jalar, maka makanan satu ini merupakan pilihan yang tepat untuk membantu pencernaan. Selain itu, ubi jalar juga mudah untuk dicerna serta baik untuk lambung dan usus halus.

       Kandungan beta karoten, antioksidan dan anti karsinogen utama, yang merupakan penyebab warna pada kulit ubi jalar serta vitamin C, sangat penting untuk menyembuhkan berbagai jenis kanker.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar