Mentimun sering digunakan sebagai lalapan, makanan diet ataupun
masker kecantikan. Namun buah yang sering disepelekan karena dianggap
mengandung air belaka, ternyata bisa mengobati hipertensi.
Mentimun
adalah tanaman merambat yang panjang buahnya 10-30 cm, bijinya banyak,
bentuknya lonjong meruncing pipih dan warnanya putih kotor. Orang Romawi kuno
menggunakan untuk mengobati gigitan kalajengking dan mengompres mata yang lelah.
Pendududk Asia minum jus timun untuk menyejukkan tubuh pada musim panas.
Buah
mentimun mengandung zat-zat saponin(mengeluarkan lendir) protein, lemak,
kalsium, fospor, besi, belerang. Vitamin A, B1, dan C. Biji buah mentimun
mengandung banyak vitamin E untuk menghambat penuaan dan menghilangkan keriput.
Vitamin C dan asam kafeatnya dapat meredakan iritasi kulit dan mengurangi
penumpukan cairan dibawah kulit.
Kandungan
zat gizi pada mentimun per 100 gram berat badan adalah energi 12 kalori,
protein 0.7 gr, lemak 0.1 gr, karbohidrat 2.7 gr, kalsium 10 mg, fospor 21 mg,
besi 0.3 mg, vitamin A 0 RE, vitamin C 8.0 mg dan vitamin B1 0.3 mg. Mereka
yang menderita hipertensi disarankan untuk mengkonsumsi mentimun. “Dapat
mengobati hipertensi karena mengandung mineral potassium, magnesium, dan
fospor. Selain itu mentimun bersifat diuretic karena kandungan airnya yang
tinggi sehingga membantu menurunkan tekanan darah,” terang Meilinasari,SKM,
M.Kes. dari Politeknik Kesehatan Jakarta. Mentimun juga menurunkan berat badan
karena kandungan kalorinya rendah dan kaya akan serat, mampu mengontrol berat
badan. Selain itu, mentimun mengandung asam malonat yang dapat mencegah gula
darah berubah menjadi lemak, sehingga sangat membantu untuk menurunkan berat
badan.
Menurut
hasil penelitian dari Food Research Institute University of Winconsin Madison,
mentimun mengandung asam linoleat terkonjugasi yang bersifat antioksidan.
Antioksidan berperan mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas penyebab
kangker, penyakit jantung, dan mengurangi kadar lemak dalam tubuh. Kandungan
vitamin Cnya bermanfaat meningkatkan kadar glutation, yaitu asam amino bersifat
antioksidan yang dihasilkan secara alami oleh sel tubuh. Efek menyegarkan dan
kandungan vitamin C dalam mentimun juga membantu mengobati sariawan dan
menurunkan demam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar