Air sangat vital. Konsumsi air yang
cukup akan membuat fungsi organ dalam tubuh berjalan lancar. Sekitar 80 persen
tubuh manusaia terdiri atas air. Diantara organ-organ tubuh, darah, dan otak
adalah yang paling tinggi kandungan airnya. Masing-masing organ vital itu
kandungan airnya mencapai 95 persen.
Air berfungsi untuk mentranspormasikan
mineral, vitamin, protein, dan zat gizi lainnya keseluruh tubuh. Keseimbangan
tubuh dan tempratur juga sangat tergantung air. Air merupakan pelumas jaringan
tubuh sekaligus bantalan sendi, tulang, dan otot.
Begitu besarnya peran air didalam
tubuh manusia sehingga kadang-kadang air dimasukkan sebagai zat gizi keenam
setelah karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Ketika seseorang
mengkonsumsi makanan mengandung berbagai unsur gizi, maka dimulailah perjalanan
panjangnya melalui saluran cerna.
Keberadaan darah yang komposisi
airnya sekitar 95 persen sebagai pengangkut zat gizi keseluruh tubuh sangatlah
penting,. Darah punya peran membagikan “makanan” kesel-sel tubuh agar tidak
kelaparan. Otak yang mengalami kelaparan karena gangguan suplai glukosa dan
oksigen menyebabkan perasaan lesu, lelah, dan bahkan mungkin menimbulkan
stroke, biasanya karena sumbatan pembuluh darah.
Sebenarnya manusia secara konstan
selalu kehilanga air setiap harinya,. Ketika bernapas, berkeringat, buang air
seni, dan membuang kotoran semuanya berarti mengeluarkan air dari dalam
tubuhnya. Ketika tubuh mengeluarkan cairan dan kemudian otak mendeteksinya
sebagai keadaan dehidrasi, maka tubuh akan merespons dengan mengatakan : saya
haus.
Sebenarnya rasa haus dipicu oleh
sel-sel yang mulai kekurangan air, ada yang menyebutkan bila rasa haus muncul
sebenarnya sudah kehilangan 1 persen air tubuh.
Banyak orang menyangka, manusia perlu
mengkonsumsi air hanya ketika merasa haus. Padahal, ketika rasa haus muncul,
sesungguhnya tubuh sudah sangat kekuranga air. Jadi, biasakan minum sebelum
datang rasa haus. Mengkonsumsi air secara cukup dapat meningkatkan fungsi
hormon, memperbaiki kemampuan hati untuk memecah dan melepas lemak, serta mengurangi rasa lapar.
Menurut Prof. Ali, air juga merupakan
pelumas sendi,. Gerakan-gerakan sendi tidak akan terganggu oleh rasa nyeri
apabila cukup minum air. Dengan demikian, selama atau setelah melakukan
aktivitas fisik, asupan air harus dijaga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar